RISDEM, Bandung – Peristiwa apa saja yang terjadi pada
Februari-Maret 2025?
Melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2025, Presiden Prabowo
Subianto menginstruksikan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk
mengefisienkan anggaran belanja negara hingga 306,69 triliun rupiah. Hal
tersebut menjadi titik awal efisiensi anggarang yang dilakukan oleh pemerintah
pada Februari 2025.
Namun selain efisiensi anggaran tersebut pada Februari
2025 diberlakukan juga cek Kesehatan gratis di 10.000 puskesmas se-Indonesia
yang mulai dilaksanakan pada 10 Februari 2025. Tidak hanya dua hal itu, pada
bulan yang bersamaan Februari 2025 pemerintah juga memberlakukan kebijakan baru
berkaitan penjualan Gas LPG 3 kilogram dimana pengecer tidak diperkenankan
untuk menjual Gas LPG 3 kilogram
Dampak dari diberlakukan kebijakan tersebut dirasakan
langsung oleh Masyarakat, pasalnya Masyarakat menjadi kesulitan untuk
mendapatkan Gas LPG dan harus mengantri dengan antrian yang cukup panjang untuk
pendapatkannya. Presiden Prabowo Subianto akhirnya Kembali memberikan
keleluasaan kepada pengecer untuk dapat Kembali menjual Gas LPG 3 kilogram
dengan mendaftar sebagai sub pangkalan resmi
Mahasiswa dari sejumlah kampus di tanah air juga ikut
berkontribusi mewarnai bulan Februari 2025 ini, mereka melakukan unjuk rasa
dengan tagline #IndonesiaGelap, Senin (17/2/2025). Hal ini dilakukan dengan
maksud menyampaikan kritisi terhadap kebijakan-kebiajakan pemerintah seperti
program unggulan Presiden Prabowo Subianto saat mencalonkan diri sebagai
Presiden yakni Makan Bergizi Gratis lalu ada pula perizinan pengelolaan tambang
bagi kampus yang dinilai bisa menciderai independensi kampus. Keplinplanan pemerintah
dalam memutuskan sebuah kebijakan juga turut meramaikan bulan Februari 2025
pencabutan Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi anggaran, serta
pencairan tunjangan dosen dan tenaga pendidik.
Sama halnya dengan permasalahan pada saat munculnya
kebijakan terkait penjualan gas elpiji, Presiden Prabowo merespon tuntutan-tuntutan
mahasiswa. Perombakan kabinet menjadi salah satu Langkah yang diambil oleh
presiden Prabowo Subianto. Brian Yuliarto dilantik sebagai Menteri Pendidikan
Tinggi, Sains, dan Teknologi. Langkah ini dinilai untuk merespons kritik
mahasiswa dan masyarakat atas keterlambatan pencairan tunjangan kinerja dosen
dan pemotongan anggaran pendidikan.
Sebanyak 505 kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024
dilantik secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada pekan ketiga di
bulan Februari 2025. Pasca pelantikan yang diawali dengan arak-arakan,
dilanjutkan dengan retret yang diikuti para kepala daerah selama satu pekan
terhitung mulai 21 Februari 2025 sampai dengan 28 Februari 2025 yang bertempat di
Kompleks Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.
Pada akhir bulan Februari 2025 Badan Pengelola
Investasi Danantara Indonesia diresmikan oleh presiden Prabowo Subianto. BPI
Danantara Indonesia merupakan lembaga investasi kekayaan negara dengan total
dana yang dikelola mencapai Rp 14.674 triliun. Selain itu, Presiden Prabowo
Subianto juga meresmikan layanan bank emas di Pegadaian dan Bank Syariah
Indonesia. Ekosistem bank emas ini dilakukan sebagai upaya menghemat devisa dan
meningkatkan stabilitas negara.
Masih pada bulan yang sama, Februari 2025 juga
dilakukan penanganan kasus hukum diantaranya mulai dari vonis banding yang
memperberat hukuman Harvey Moeis, terdakwa kasus korupsi pengelolaan timah.
Penetapan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata
sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan investasi PT Asuransi
Jiwasraya periode 2008-2018. Terungkapnya dugaan korupsi minyak mentah
Pertamina yang melibatkan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, serta
penahanan Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI-P terkait kasus suap pengurusan anggota
DPR 2019-2024 dan perintangan penyidikan kasusnya.
Berakhirnya bulan Februari bukan berarti berbagai
rangkaian peristiwa politik, ekonomi, sosial kemasyarakatan dan hukum turut
berakhir. Memasuki bulan Maret (1-9 Maret 2025) menjelang mudik Lebaran,
pemerintah mengadakan program diskon tiket pesawat serta tarif tol bahkan
menggelar mudik gratis bagi 100.000 pemudik beruntung.
Nahasnya pada awal Maret 2025 juga tak lepas dari
musibah bencana alam di sejumlah wilayah. Bencana banjir hebat melanda beberapa
kawasan diantaranya kawasan Puncak Bogor, Bekasi, Jakarta, dan Tangerang
Selatan.
Pada wilayah Pendidikan, sistem penerimaan peserta
didik baru atau PPDB resmi diganti oleh Kementerian Pendiidkan Dasar dan
Menengah menjadi sistem penerimaan murid baru yang disingkat SPMB dan
diberlakukan jalur baru yaitu jalur domisili menggantikan jalur zonasi yang
seringkali menimbulkan konflik pada penerapannya.
Seperti apa citra Presiden Prabowo di pemberitaan
media Februari 2025?
Litbang Kompas melakukan pemantauan konten berita dari berbagai penerbitan pers dan berbagai
macam kanal media termasuk portal daring/online, radio, dan televisi yang
dipublikasikan pada rentang waktu 1 – 28 Februari 2025 melalui Kompas
Monitoring. Terdapat 78.665 pemberitaan terkait Presiden Prabowo Subianto dari
hasil pemantauan tersebut.
Konten berita yang terhimpun melalui Kompas Monitoring
dengan bantuan Artificial Intellegence (Kecerdasan Buatan), kemudian diklasifikasikan
berdasar judul dan teks berita untuk menentukan sentiment positif, netral atau
negatif suatu berita. Pengklasifikasian sentimen oleh Artificial
Intellegence (Kecerdasan Buatan) dengan sistem otomasi pemberian skor
(automated scoring). Kemudian tim verifikator melakukan verifikasi secara
manual terhadap hasil penilaian otomatis tersebut.
Media-media yang banyak mengangkat pemberitaan yang
berkaitan dengan Prabowo Subianto sepanjang Februari 2025 diantaranya
Tribunnews (8.371 konten), Kompas.com (3.097 konten), Tempo.co (2.404 konten),
Liputan 6 (1.566 konten), Kompasiana (1.234 konten), Kompas TV (1.231 konten),
dan CNN Indonesia (1.052 konten).
Pada 20 Februari 2025 terjadi lonjakan pemberitaan
tertinggi yang berkaitan dengan Prabowo Subianto. Saat itu pemberitaan terkait Prabowo
mencapai 5.454 pemberitaan. Pada saat itu bertepatan dengan momentum pelantikan
kepala daerah baru secara langsung oleh presiden di Istana Kepresidenan,
Jakarta.
Secara universal, pada Februari 2025, Presiden pemberitaan
positif terkait Prabowo mencapai 35.343 konten atau setara dengan 45 persen
dari total berita. Kemudian, berita bersentimen netral sebanyak 40 persen dan
bernada negatif 15 persen.
Pemberitaan-pemberitaan bernada positif bermunculan
pada saat Prabowo mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan sambil
memastikan keamanan stok pangan dan berencana memberikan diskon tiket mudik
Lebaran. Nada pemberitaan positif juga terlihat saat peluncuran bank emas BSI,
dan pengumuman diskon tarif pesawat. Sedangkan sejumlah pemberitaan negatif
muncul di pemberitaan PHK Sritex, korupsi Pertamina, dan unjuk rasa Indonesia
Gelap.
Seperti apa citra Presiden Prabowo di media sosial
Februari 2025?
Selain pemberitaan di media online, aplikasi
Kompas Monitoring juga menyorot atensi para netizen terhadap konten Prabowo di
media sosial. Terdapat 25.570 konten yang diunggah yang menyebutkan Prabowo
Subianto di media sosial sepanjang Februari 2025. Jumlah unggahan ini mencakup
keseluruhan konten termasuk konten yang dibuat oleh akun bot (akun yang
terotomatisasi).
Meninjau diksi, kata, dan frasa yang digunakan dalam
unggahan, mayoritas unggahan bernada positif sebesar 43 persen. Sedangkan 38
persen unggahan berorientasi negatif dan 19 persen unggahan konten lainnya
bernada netral.
Berbeda dengan pemberitaan media, di media social kecenderungan
citra negatif Prabowo dinilai lebih tinggi. Hasil dari pantauan menujukkan ada
tiga platform media sosial yang banyak mengunggah konten yang berkaitan dengan Prabowo,
diantaranya X (Twitter), Youtube, dan Tiktok. X menjadi platform media social
dengan unggahan berorientasi negatif terbanyak dari ketiga platform media social
yang telah disebutkan.
Ada sebanyak 11.891 unggahan yang menyebutkan Prabowo
dengan 16.466 komentar dan 201.275 likes di platform media sosial X. Sebanyak
54 persen unggahan konten Prabowo dari pengguna X memiliki tone negatif.
Sedangkan kecenderungan unggahan positif mencapai 24 persen dan unggahan yang
cenderung netral sebanyak 22 persen.
Pada platform lainnya yaitu Youtube dan Tiktok cukup
memiliki perbedaan yang signifikan dengan pengguna X, citra Prabowo cenderung
masih terjaga di kedua platform media social tersebut. Sepanjang Februari 2025,
didapati 7.226 konten unggahan Prabowo di Youtube dan menghasilkan 4.373.829
komentar dan 1.191.877 atensi berupa likes. Dari jumlah tersebut, nada unggahan
di Youtube menunjukkan kecenderungan positif 64 persen, sedangkan netral 20
persen, dan negatif 16 persen.
Begitupula pada platform Tiktok. Konten yang berkaitan
dengan Presiden Prabowo mendapat atensi positif sebesar 59 persen dari total
6.082 konten di Tiktok. Kemudian, konten bersentimen negatif sebanyak 26 persen
dan bernada netral ada 16 persen.
Seperti apa dinamika citra Prabowo di media sejak
Oktober 2024?
Peristiwa-peristiwa yang terjadi sepanjang Februari
2025 menjadi berbagai topik pemberitaan media digital, konten yang berkaitan
dengan Presiden Prabowo lebih banyak berada pada wacana politik dan kebijakan
publik. Berbagai macam peristiwa politik serta kebijakan yang diberlakukan oleh
pemerintahannya acap kali menimbulkan pro-kontra bahkan konflik di Masyarakat
yang juga turut berdampak pada dinamika
citra sang presiden.
Citra Presiden Prabowo pada Februari 2025 di media
masih cukup positif. Pemberitaan-pemberitaan yang berorientasi negatif bermunculan
pada rentang 10-20 persen. Walau demikian, dinamika pemberitaan ini juga
mengalami pasang surut seiring sorotan media atas kebijakan politik yang diterapkan.
Pemberitaan negatif terhadap Prabowo terpantau meningkat pesat (20 persen) yang
terjadi pada pekan pertama bulan Februari seiring terjadinya polemik
pelaksanaan efisiensi anggaran dan aturan baru penjualan gas LPG 3 Kg.
Cepat tanggap terhadap kritik masyarakat yang berakhir
dengan terjadinya pembatalan aturan baru penjualan gas elpiji membuat arah
pemberitaan kembali positif terhadap kepada Prabowo. Khususnya pada pekan kedua
Februari 2025, Prabowo meluncurkan program cek kesehatan gratis. Pemberitaan
yang cenderung positif kembali meningkat (51 persen), sedangkan pemberitaan-pemberitaan
negatif menurun ke angka 16 persen. Namun, tren positif dalam pemberitaan media
kembali menurun menginjak angka 40 persen dampak dilakukannya unjuk rasa
Indonesia Gelap oleh elemen mahasiswa dan sejumlah Masyarakat pada pekan ketiga
Februari 2025.
Citra positif Prabowo masih terjaga hingga pekan
pertama Maret 2025 melanjutkan dari Februari 2025. Tren pemberitaan positif
Prabowo menginjak angka 36 persen, lebih tingggi (9 persen) dari pemberitaan
negatif. Selebihnya merupakan pemberitaan yang cenderung mengarah kepada netral
dengan jenis berita yang bersifat informatif.
Tren pemberitaan media yang condong ke arah
positif terhadap Prabowo saat ini juga terpantau secara tren dari awal
pelantikannya. Sepanjang 20 Oktober 2024 – 28 Februari 2025 terdapat 249.702
konten yang berkaitan dengan Prabowo di berbagai platform. Sebanyak 49 persen berorientasi
positif dan 13 persen berita cenderung kea rah negatif. Walau masih seringkali
diberitakan ke arah positif, namun citra positif Prabowo mulai menunjukkan tren
yang menurun.
Jika menunjau ulang pada 20 Oktober 2024, proporsi
pemberitaan media yang berorientasi negatif terhadap Prabowo paling tinggi
menginjak angka 20 persen. Secara khusus selama tiga bulan masa pemerintahan Oktober
2024 - Januari 2025, proporsi maksimal pemberitaan negatif terhadap Prabowo menginjak
angka 19 persen. Porsi pemberitaan negatif ini sejalan dengan proporsi publik
yang cenderung tidak puas dengan pemerintahan Prabowo yang diperoleh dari hasil
survei Litbang Kompas.
Media sosial apa yang paling kritis terhadap Prabowo?
Pengaruh dari media massa cukup signifikan terhadap proses
pembentukan sikap politik masyarakat. Khususnya, jika masyarakat menjadikan
media sebagai sumber referensi utamanya. Walau demikian, saat ini media bukanlah
satu-satunya faktor yang memiliki pengaruh besar. Penggiringan opini publik
juga dipengaruhi oleh latar belakang setiap individu masyarakat dan realitas
media sosial yang kian marak digunakan masyarakat Indonesia.
Dari data Digital 2025 yang dibuat We Are Social
dan Meltwater, jumlah Masyarakat yang menggunakan media sosial di
Indonesia pada Februari 2025 ini telah mencapai 143 juta orang. Diantara media
sosial yang banyak digunakan masyarakat Indonesia ialah Youtube dengan 143 juta
pengguna, Tiktok dengan 108 juta pengguna dan X 25 juta pengguna.
Analisis media sosial menunjukkan, secara universal
citra Prabowo masih lebih banyak berorientasi pada sisi positif di Youtube dan
Tiktok terhitung 20 Oktober 2024 hingga 28 Februari 2025. Di Youtube, proporsi
konten yang cenderung positif menginjak angka 64 persen, sedangkan konten yang
cenderung kea rah negatif menginjak angka 16 persen. Pada platform Tiktok
proporsi konten yang mengarah pada konten positif mencapai 60 persen dan konten
negatif di angka 26 persen.
Tren berbeda secara signifikan pada platform media
sosial X. Konten yang berkaitan dengan Prabowo mayoritas bernada negatif mencapai
54 persen di bandingkan konten positif yang berada di angka 24 persen. Kondisi
ini memperlihatkan bahwa suara kritis terhadap Prabowo lebih banyak bermunculan
pada platform media sosial X. (RSDM/ Ow)
Sumber Artikel: Kompas 16 Maret 2025 dengan judul Banyak Polemik di Februari – Maret 2025, Seperti Apa Citra Presiden Prabowo di Media?
No comments: